Minimalis VS Maksimalis – Gaya Mana Yang Lebih Baik Untuk Kamu?

Spread the love

Minimalis VS Maksimalis - Gaya Mana Yang Lebih Baik Untuk Kamu?

Tren desain interior datang dan pergi. Mengejar mereka bisa menjadi upaya yang tidak pernah berakhir dan mahal. Menemukan gaya yang paling membuat kamu merasa betah dapat membantu menciptakan ruang tamu yang mengekspresikan estetika kamu tanpa terlihat dipaksakan atau tidak autentik.

Misalnya, minimalis vs maksimalis, gaya mana yang lebih cocok untuk kamu? Reaksi naluri terhadap prinsip-prinsip teori desain yang berlawanan ini dapat membantu memandu pilihan dalam segala hal mulai dari warna cat hingga bantal.

Apa Yang Mendefinisikan Minimalis?

Minimalis dalam desain interior menganut idiom, “less is more.” Ini tentang menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dan berfokus pada fungsionalitas. Skema warna dalam desain minimalis biasanya condong ke arah warna monokromatik atau netral.

Perabotan dan dekorasinya sederhana dan jarang, dengan garis-garis yang bersih dan ruang yang rapi menjadi elemen kuncinya. Kaum minimalis menghindari keterikatan emosional pada sesuatu dan lebih suka memikirkan benda berdasarkan kegunaannya. Setiap bagian dalam rumah minimalis memiliki tujuan tertentu, menghilangkan kebutuhan akan dekorasi atau ornamen yang berlebihan. Hasilnya adalah ruang sejuk, tenang, tenteram yang meningkatkan fokus dan kejelasan.

Meskipun kesederhanaan dan fungsionalitas adalah “hal yang perlu” dalam minimalis, penting untuk tidak berlebihan dengan prinsip minimalis. Tapi juga tidak ingin ruangan terasa kosong dan terkuras energi. Hindari hal- hal yang tidak boleh dilakukan dalam desain minimalis, seperti mengurangi pencahayaan atau menggunakan furnitur yang tidak nyaman hanya karena menganut prinsip minimalis.

Apa Yang Mendefinisikan Maksimalis?

Di ujung lain spektrum adalah maksimalis, yang tumbuh berdasarkan prinsip “more is more.” Desain maksimalis merayakan kekayaan dan kelebihan. Ini mendorong penggunaan warna-warna berani, pencampuran pola, dan koleksi eklektik.

Ruangan yang maksimal mungkin menampilkan beragam tekstur dan gaya sekaligus, sehingga menciptakan ruangan yang semarak dan penuh kehidupan. Maksimalis adalah tentang ekspresi pribadi, memungkinkan kebebasan dan kreativitas dalam dekorasi rumah. Desain maksimalis mendorong penggunaan karya-karya yang memiliki makna emosional dan nilai sentimental.

Meskipun kelimpahan adalah prinsip panduan maksimalis, hal ini tidak sama dengan kekacauan. Disiplin organisasi wajib ada untuk mendasari dalam ruangan maksimal yang memungkinkan kamu untuk hidup nyaman di ruangan tersebut.

Cara Mengetahui Gaya Mana yang Terbaik Untuk Kamu

Menentukan apakah minimalis atau maksimalis lebih baik untuk kamu sangat bergantung pada preferensi dan gaya hidup kamu. Lihatlah ke sekeliling tempat tinggal kamu saat ini. Apakah merasa terbebani oleh kekacauan dan mendambakan kesederhanaan? Maka, minimalis mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kamu. Di sisi lain, bisa jadi lebih menyukai keberanian dan maksimalis jika merasa ruang terlalu kosong dan kurang berkepribadian.

Bisakah Mencampur Gaya?

Meskipun minimalis dan maksimalis mungkin tampak berlawanan, perpaduan elemen dari setiap gaya dapat menciptakan ruang yang benar-benar mencerminkan selera unik kamu. Pendekatan ini, yang sering disebut sebagai “maksimalis minimalis”, melibatkan pemilihan item yang bermakna secara cermat dan menampilkannya secara terorganisir.

Misalnya, saat memilih palet warna minimalis tetapi menggabungkan pendekatan maksimalis terhadap tekstur dan pola. Kuncinya adalah menciptakan keseimbangan, menjaga rasa keteraturan dan kesederhanaan sambil mengekspresikan gaya kamu.

Yang terpenting adalah menciptakan ruang yang terasa autentik dan nyaman, entah pilihan kamu adalah minimalis maupun maksimalis. Ingat, rumah adalah perpanjangan dari kepribadian kamu, dan desainnya harus mencerminkan hal itu.


Spread the love