Apa Saja Makanan Khas Saat Perayaan Cap Go Meh ?

Spread the love

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Apa Itu Cap Go Meh?

Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkien.

Cap berarti sepuluh.

Go berarti lima.

Meh berarti malam.

Cap Go Meh (Hanzi: 十五暝, Pinyin: Shíwǔ míng) berarti malam kelima belas.

Istilah Cap Go Meh umum digunakan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia dan Malaysia.

Di Tiongkok, dikenal dengan festival lampion (Hanzi: 元宵节; Pinyin: Yuánxiāo jié).

Kuliner Khas Perayaan Cap Go Meh

1. Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh adalah masakan adaptasi peranakan Tionghoa.

Kuliner ini selalu menjadi hidangan wajib di Indonesia saat perayaan Cap Go Meh.

Lontong memiliki arti tersendiri bagi etnis Tionghoa di Indonesia dan dianggap spesial dan pembawa keberuntungan.

Bentuk lontong yang panjang dianggap melambangkan panjang umur, telur melambangkan keberuntungan, dan santan yang dibumbui kuah kunyit berwarna keemasan melambangkan emas dan keberuntungan.

Tak ayal jika Lontong dipilih menjadi kuliner khas Cap Go Meh agar tahun baru dipenuhi dengan keberuntungan.

Lontong Cap Go Meh sebenarnya tidak berbeda dari lontong biasa.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Isiannya pun mirip yaitu lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, bubuk koya, abon sapi, sambal, serta tidak lupa kerupuk.

Bagi mereka yang tidak menyantap makanan hewani, kini ada Lontong Cap Go Meh Vegan.

Sebelum akhirnya menjadi kuliner khas Cap Go Meh di Indonesia, sebenarnya lontong merupakan hidangan pengganti tangyuan atau wedang ronde, bola-bola ketan kuliner khas Ca Go Meh atau Festival Lampion di Tiongkok.

2. Wedang Ronde (Tang yuan)

Wedang Ronde tak hanya hadir saat perayaan Imlek atau Cap Go Meh saja, pasalnya makanan ini selalu wajib dihidangkan saat perayaan yang berkaitan dengan budaya Tionghoa.

Bagi masyarakat Tionghoa, wedang ronde merupakan makanan para dewa.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Wedang ronde memiki tiga unsur warna yakni, hijau yang melambangkan sebuah harapan, merah membawa keberuntungan, dan putih jadi lambang kesejahteraan dan persatuan.

Tangyuan atau wedang ronde merupakan bola-bola ketan yang kenyal dan padat.

汤圆 (tāng yuán) terdengar mirip dengan kata tuán yuán yang memiliki arti reuni.

Arti kata dan bentuk tāng yuán itu sendiri memberikan arti reuni, keharmonisan, dan kebersamaan keluarga.

Ingat, saat menyajikan wedang ronde ke anggota keluarga, jangan menuangkan empat buah saja ke dalam mangkok karena angka tersebut dianggap membawa sial dan kematian.

3. Kue Keranjang (Nian gao)

Kue keranjang, 年糕 (nián gāo), terdengar seperti kata bahasa Tionghoa lainnya yang memiliki arti “tahun yang lebih tinggi”.

Orang Tiongkok memiliki pemikiran bahwa semakin tinggi posisimu, semakin sukses bisnis atau sekolah dan kelangsungan hidupmu.

Maka dari itu, kue keranjang yang memiliki tekstur seperti dodol ini adalah sajian has yang wajib disajikan pada perayaan Cap Go Meh.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Kue yang telah ada sejak 3000 tahun silam ini, bertekstur kenyal dan manis, terbuat dari tepung ketan dan gula merah.

Bahkan, sejak 1500 tahun yang lalu, nián gāo merupakan makanan persembahan untuk para dewa.

Kue ini digunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, tepatnya tujuh hari menjelang Tahun Baru Imlek, dan puncaknya pada perayaan Cap Go Meh.

Karena sudah ada sejak menjelang perayaan Imlek, umumnya kue keranjang telah menjadi keras.

Agar lebih nikmat, pada saat perayaan Cap Go Meh, kue keranjang ini diolah dengan dua cara.

Pertama, adalah digoreng.

Kue keranjang dipotong-potong, lalu dibalut adonan tepung, kemudian digoreng.

Kue keranjang goreng ini, terasa empuk dan manis.

Cara kedua, yakni dikukus.

Kue keranjang dipotong-potong, lalu dikukus hingga lunak.

Kemudian disajikan dengan taburan kelapa, wijen, ataupun keju.

4. Buah jeruk (Ju zi & Cheng zi)

Dalam tradisi Tiongkok, buah jeruk melambangkan tiga hal yang diinginkan semua orang.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Selain warna kuning terang yang melambangkan kemakmuran, jeruk atau 橙 (chéng) terdengar seperti 成 (chéng) yang memiliki arti sukses.

Kata lain untuk buah jeruk adalah 橘子 (jú zi), yang juga terdengar seperti 吉 (jí) yaitu keberuntungan.

Gabungan tiga hal tersebut yakni kemakmuran, kesuksesan, dan keberuntungan, menjadikan buah inii termasuk dalam makanan wajib ada pada saat perayaan Cap Go Meh.

Selain itu, terdapat tradisi lempar jeruk yang dilakukan masyarakat Tiongkok Selatan sejak abad ke-19.

Tradisi tersebut dilakukan oleh perempuan lajang dengan harapan mendapatkan pria yang tepat ketika mengambil jeruk mereka.

5. Onde onde (Jian dui)

Makanan yang identik dengan perayaan Cap Go Meh berikutnya adalah kue onde-onde.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

ajian ini berbentuk bulat dengan taburan wijen serta memiliki permukaan yang berwarna kekuningan.

Warna ini didapat setelah digoreng dan membuat onde-onde dianggap sebagai pembawa keberuntungan oleh masyarakat Tionghoa.

6. Telur teh (Cha dan)

Meski bentuknya hampir mirip, telur teh ini beda dengan telur pindang.

Saat Perayaan Cap Go Meh Makan Apa ?

Telur teh, sajian wajib saat perayaan Cap Go Meh ini diolah dengan direbus.

Telur dengan dengan kecap asin dan teh.

Rasa dari sajian yang satu ini memiliki keunikan tersendiri, dengan rasanya yang manis dan gurih.

Menurut masyarakat Tionghoa, telur teh ini dipercaya sebagai simbol kesuburan dan juga kesejahteraan di tahun yang baru.

Memiliki tekstur kenyal dan gurih menjadikan makanan ini sebagai kudapan dengan minuman teh khas Tionghoa saat perayaan Cap Go Meh.

Nah, itu tadi deretan kuliner khas saat perayaan Cap Go Meh.

Mengingat sekarang kita masih berada di tengah pandemi, perayaan kali ini harus tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun kamu berada, ya!


Spread the love