Meditasi Napas

Spread the love

Meditasi Napas

Meditasi napas adalah jenis meditasi yang paling sering digunakan.

Mengapa?

Karena sepanjang hidup, napas selalu bersama kita.

Ketika kita tidak lagi bernapas, makan kita tak lagi hidup.

Namun, kita sering tidak menyadarinya, kita tidak merasakan napas kita.

Karena kita selalu bernapas, maka meditasi napas menjadi salah satu meditasi yang mudah kita lakukan kapan saja, di mana saja.

Bagaimana cara melakukan meditasi napas?

-Duduk dengan posisi nyaman
-Setelah cukup nyaman, mulai tutup mata
-Rasakan napas
-Rasakan ketika napas masuk
-Rasakan ketika napas keluar
-Rasakan ketika napas panjang
-Rasakan ketika napas pendek
-Terus bermeditasi dengan merasakan atau menyadari napas

Apa yang harus dilakukan ketika lupa menyadari napas dan malah melamun?

Banyak orang melamun tapi tidak meyadarinya sampai meditasi selesai.

Akhirnya hanya menghabiskan waktu untuk melamun, bukan meditasi.

Sangat baik jika bisa menyadari di saat melamun.

Karena saat menyadarinya, maka sudah berhenti melamun.

Tidak usah takut, tidak uash merasa bersalah, cukup kembali merasakan napas yang keluar dan masuk, terus mengikuti alunan napas.

Ketika perhatian sudah menjadi satu dengan napas, akan merasa tenang dan bahagia.

Apa yang harus dilakukan jika mengantuk saat meditasi?

Ketika sadar mengantuk, kembali merasakan napas.

Jika masih mengantuk dan tak tertahankan, dapat membuka mata sebentar, lalu kembali bermeditasi.

Jika waktu meditasi cukup panjang dan masih mengantuk, pergi mencuci muka, basuk sedikit tengkuk dan lengan bagian atas agar merasa lebih segar.

Jika masih juga mengantuk, bisa tetap bermeditasi dengan melakukan meditasi jalan.

Jika kantuk tak tertahan lagi dan merasa benar-benar lelah, tidurlah, dengan demikian badan dan batinmu berisitrahat.

Setelah merasa lebih segar dapat kembali bermeditasi.

Setelah selesai melakukan meditasi napas, biasanya akan merasa lebih segar, lebih damai, lebih bahagia.

Bagaimana jika tidak merasa apa pun setelah bermeditasi?

Kemungkinan terbesar tidak merasakan apa pun setelah bermeditasi adalah belum terbiasa dengan meditasi atau kondisi yang ada saat ini tidak mendukung seperti kelelahan, terlalu sibuk.

Tubuh dan batin masih menyesuaikan diri.

Terus bermeditasi secara rutin, maka lama-kelamaan akan menjadi lebih fasih dan akan segera mendapatkan manfaat meditasi.

Ketika berhasil duduk meditasi selama waktu yang ditentukan, sebenarnya sudah berhasil.

Sudah berhasil mengalahkan dirimu untuk tetap duduk diam.

Meskipun dalam waktu yang ditentukan, hanya menyadari napasmu selama beberapa detik, namun selama beberapa detik yang singkat itu telah benar-benar bermeditasi dan pasti akan mendapatkan manfaatnya tanpa disadari, selama terus rutin bermeditas.


Spread the love